twitter

Pages

Kamis, 25 Februari 2010

Kunjungan ke Pabrik Margarine Landkrone & Wisata Kuliner Waroeng Bamboe

BERKUNJUNG KE PABRIK MARGARINE, MAHASISWA TCI KANTONGI BANYAK PENGETAHUAN TENTANG KULINER

PASURUAN

Tak cukup menimba ilmu di sekolah saja, supaya wawasan bertambah, perlu datang langsung ke tempatnya. Ini yang dilakukan mahasiswa TRISTAR CULINARY INSTITUTE (TCI), pada kamis 18 maret 2010 mereka melakukan factory visit di sebuah pabrik mentega di desa sumber suko wonogriya, pasuruan. Selain membawa sekantong pengetahuan tentang kuliner, mereka juga membawa sekantong mertega, sebagai bekal praktek membuat kue dirumah.

* TIBA DI LANDKRONE INDO NUTRI, DISAMBUT BAPAK GM AGUS ANDOKO

Perjalanan dari kampus TRISTAR CULINARY INSTITUTE (jl. Jemursari) Surabaya menuju pabrik Landkrone Indo Nutri di desa sumber suko wonogriya, Pasuruan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Kunjungan kali ini rombongan terdiri dari 31 mahasiswa TCI dari jurusan pastry dan boga. Direktur TCI Bapak JUWONO SAROSO juga turut mendampingi, di temani dosen pastry pak Otje, kajur TRISTAR TOURISM ACADEMY(TTA) Rizky Adityaji, dan beberapa staf Sekolah Kuliner Tristar bu Cicilia, serta Rani.

Jam 10 pagi rombongan Mahasiswa Kuliner Tristar tiba di pabrik yang letaknya di kaki gunung penanggungan ini. Memakai seragam khas chef, mereka turun dari 6 mobil yang membawa kami. Dan di Hall depan pabrik, sudah menunggu staff Landkrone. Setelah melewati anak tangga yang lebar penghubung hall depan dan ruang produksi, menujulah kami ke sebuah ruang pertemuan. Disana beberapa staf landkrone menyambut ramah kedatangan kami. Tak berselang lama bapak Agus Andoko,General Manager Landkrone Indo Nutri menyapa kami. Ia lantas memperkenalkan dirinya, para staff dan juga memperkenalkan tentang pabrik mertega yang ia kelola.

Pada kesempatan itu pak Agus Andoko juga mengatakan sangat senang, Mahasiswa Kuliner Tristar mau mengunjungi pabriknya “ Ini baru pertama kalinya kami menerima kunjungan, tentunya kami sangat senang, apalagi yang berkunjung untuk melihat bagaimana proses produksi mertega di pabrik kami adalah para Mahasiswa Kuliner. Landkrone sendiri sangat peduli terhadap pengembangan pendidikan, khususnya Pendidikan Kuliner” ucapnya.

Pak Agus Andoko mengaku ia sudah sering mendengar nama TRISTAR CULINARY INSTITUTE, apalagi mendengar nama direkturnya bapak JUWONO SAROSO dari beberapa media, namun baru kali ini ia berkesempatan bertemu langsung dengan pak Juwono Saroso. Dan todongan pada pak Juwono untuk memperkenalkan diri pun di layangkannya.

Ketika memperkenalkan diri, pak Juwono Saroso bercerita tentang awal kariernya sampai kemudian ia membuka sekolah kuliner ini. “ Awalnya saya dulu membuka usaha trading chemical & pembuatan kosmetik & sabun, lalu saya kembangkan ke bidang teknologi pangan. Melihat prospek di bidang kuliner menjanjikan, maka terlintas dipikiran saya saat itu, untuk membuka kursus memasak. Kursus ini lantas saya kembangkan menjadi sekolah pencetak chef handal. Dan pada tahun 2007 berdirilah TRISTAR CULINARY INSTITUTE & tahun 2009TRISTAR TOURISM ACDEMY” cerita Alumni teknik kimia Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Pak Juwono juga menjelaskan, kegiatan kunjungan ke pabrik mertega seperti ini merupakan salah satu kegiatan dari mahasiswa TCI, sebagai penambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang dunia kuliner. “Kegiatan mahasiswa kami sangat beragam, mereka tidak hanya menerima pelajaran kuliner di kampus saja, tapi juga kita ajak untuk mengunjungi pabrik-pabrik yang tentu ada hubungannya dengan kuliner, mereka juga kita ajak untuk berwisata kuliner ke berbagai daerah di jawa timur, seperti blitar dan malang, untuk mencoba masakan khas yang ada di tiap-tiap daerah. Selain itu para mahasiswa juga diajarkan bagaimana cara mengelola sebuah usaha kuliner, seperi café. Sambil mereka juga berkesempatan magang di Hot Café yang di buka oleh TCI, mereka juga bisa belajar me-managed café secara langsung” urainya.

Mendengar cerita pak Juwono Saroso, GM Landkrone bapak Agus Andoko, terkesima dan kagum terhadap keberhasilan Tristar Culinary Institute. Ia tak menyangka jika TCI sudah sebesar ini, dan kegiatan untuk mahasiswanya benar-benar luar biasa.

*TRANS FATTY ACID TINGKATKAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DAN DIABETES


Pernah dengar istilah Trans Fatty Acid, atau sering juga disebut Trans Fat? Pertanyaan ini yang pertama ditanyakan ibu ellen dari riset and development Landkrone Indo Nutri pada mahasiswa TCI. Tentu sebagai mahasiswa kuliner istilah Trans Fat tak asing lagi ditelinga mereka. Namun penjelasan tentang Trans Fat dari ibu ellen tentu menambah referensi pengetahuan para mahasiswa Tataboga & Patiseri ini.

Sebenarnya isu Trans Fat sudah mendunia. Sejak 1 Januari 2006 lalu, Food and Drug Administration (FDA) mengharuskan semua produk makanan kemasan mencantumkan label ‘trans fatty acid’ pada kemasannya. Namun ini tak membawa perubahan besar. Mengingat ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui manfaat dan letak dicantumkannya label trans fat tersebut.

Lebih lengkap, ibu ellen menjelaskan trans fat merupakan hasil dari sebuah proses oil product. Proses ini dinamakan hydrogenation partial. Trans fat terbentuk saat hidrogen dicampurkan kedalam minyak sayur yang disebut Hidrogenasi. Hidrogenasi tersebut dapat meningkatkan daya tahan dan kestablian rasa dari makanan yang mengandung lemak tersebut. Dengan kata lain trans fat berperan seperti lemak jenuh yang dapat meningkatkan LDL kolesterol (lemak jahat) sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner. “Pada tahun 1970-an dunia menyatakan bahwa trans fat dapat berpengaruh buruk pada kesehatan. Karena justru trans fat dapat menaikkan bad kolestrol, tidak malah menurunkan kolesterol yang baik. Kondisi ini akan mempengaruhi gula darah seseorang, sehingga dapat memicu timbulnya diabetes” jelasnya.

Trans fat ditemukan pada berbagai jenis makanan yang juga mengandung lemak jenuh tinggi misalnya, margarin(17 %), potato chips(4%), permen atau candy(1 %), salad and topping (3%), kue cookies (40%), makanan ringan, goreng-gorengan, dan berbagai jenis makanan yang diproses mencampurkan minyak sayur yang terhidrogenasi.

Di dunia, perang terhadap trans fat yang paling besar ada pada margarine, pulm cake dan snake crackers. FDA mengharuskan disetiap makanan trans fat sudah harus ditekan serendah mungkin, yakni kurang dari 2 %. Ibu ellen mengingatkan agar masyarakat terutama mahasiswa TCI yang bergerak di bidang kuliner perlu meneliti kadar trans fat yang tercantum di setiap label kemasan makanan. “Seringkali dalam kemasan tersebut tercantum kadar trans fat 0,2% atau 0,5%, orang menganggap kadar tersebut sudah tidak berbahaya, padahal masih mengandung trans fat. Alangkah baiknya memilih produk yang benar-benar memiliki kadar trans fat 0%, seperti yang diproduksi Landkrone” promo-nya

Pencantuman label trans fat ini biasanya sesudah pencantuman daftar kadar lemak jenuh dan kolesterol. Dengan pencantuman label ini kita dapat lebih waspada untuk mengkonsumsi sejumlah makanan yang memiliki tinggi kandungan lemaknya.

*MELIHAT RUANG PRODUKSI LANDKRONE

Mendengar penjelasan pak Agus andoko dan ibu ellen tentang Landkrone, tak sabar para Mahasiswa Tataboga & Patiseri untuk melihat dapur produksi mereka. Agar tak terlalu berjejal saat di ruang produksi, rombongan di bagi dua kelompok.


Tempat pertama yang dikunjungi yakni ruang riset and development (R&D). Ruang ini merupakan ruang untuk melakukan uji coba sample produk. Sebelum produk landkrone seperti margarita, better butter margarine, dan lainnya di produksi dalam jumlah besar, semua bahan di uji coba lebih dulu di ruang R&D. Peralatan yang digunakan semua sama seperti peralatan yang ada di ruang produksi, hanya saja kapasitasnya lebih kecil. Untuk mempercepat proses produksi dalam skala besar, setelah hasil uji coba dikatakan sempurna, maka langsung di transfer ke ruang produksi, melalui pipa line atau pipa-pipa penghubung antar dua ruangan tersebut.

Puas mendengar penjelasan di ruang R&D, kami di bawa ke ruang produksi. Namun sayang kami tak diijinkan masuk kedalam. Sehingga kami hanya melihat dari depan kaca. Di ruang produksi kami melihat mesin-mesin pabrik yang sangat besar. Tapi kami hanya melihat satu sampai dua orang karyawan disana. Ternyata mereka adalah para operator mesin. Karena semua proses produksi di pabrik tersebut semua menggunakan mesin, maka tak perlu banyak tangan manusia yang mengolah. Mereka cukup menjadi operator mesin-mesin saja. Ini dilakukan untuk menjaga higienitas produk.Margarine.

Ruang terakhir yang kami kunjungi yakni ruang packaging, atau ruang pengemasan produk. Setelah proses pengolahan selesai, produk lantas dikemas sesuai ukuran karton. Kebetulan hari itu, disana sedang memproduksi margarita rasa vanilla susu, salah satu produk andalan mereka. Setelah di kemas, produk tak lantas didistribusikan, namun harus di endapkan dulu sekitar 4 hari. Baru setelah itu margarita siap di pasarkan. Karena masih terbilang pabrik baru (tahun 2006), jam operasi pabrik ini hanya satu kali shift. Meski demikian dalam sehari pabrik ini bisa memproduksi sekitar 12 ton mertega. Daerah mendistribusi-an nya ke seluruh wilayah Indonesia, dan beberapa Negara sahabat.

Wah..lengkap sudah informasi yang diperoleh mahasiswa TCI tentang proses produksi di Landkrone ini.

*DEMO MEMBUAT KUE BERSAMA BAKER RIFAI


Tak lengkap rasanya, jika mahasiswa kuliner seperti mahasiswa TCI berkunjung ke pabrik mertega, tapi tak mencicipi kue yang memakai bahan dari produk pabrik tersebut. Nah untuk itu baker Rifai dari hakiki (salah satu distributor Landkrone), pada kesempatan itu mendemokan dua resep kue di depan rombongan mahasiswa TCI.


Siang itu baker Rifai membuat kue kering RICE Bubbles Cookies, dan Pandan Cake Roll. Tahap demi tahap cara pembuatan dua resep tersebut, ia sampaikan pada rombongan. Tampak terlihat semua mahasiswa TCImenyimak dengan seksama saat baker Rifai menjelaskan proses pembuatan kue itu. Beberapa mahasiswa pun sibuk mengambil buku dan alat tulis, untuk mencatat resep yang diberikan baker Rifai.

c

Setelah kedua kue matang, kini saatnya mahasiswa TCI mencoba kue buatan baker Rifai.. Hmmm tak sabar mereka langsung mengambil kue-kue tersebut. Dan ketika ditanya rasa kue –kue itu, seperti group paduan suara, mereka berkomentar dengan satu suara “ENAK”

Resep Rice Bubble Cookies Klik DISINI

Resep Pandan Roll Cakes Klik DISINI


*PULANG BAWA ILMU DAN JUGA MARGARIN

Kunjungan ke Landkrone ini merupakan salah satu bentuk factory visit yang dilakukan mahasiswa TCI. Rizky Adityaji, Kepala jurusan Tristar Tourism Academy, yang saat itu juga turut dalam rombongan, mengatakan “Kegiatan semacam ini merupakan kegiatan studi ekscursi yang sangat berguna bagi pendidikan mahasiswa TCI, tak sekedar jalan-jalan tapi mereka juga sekaligus dapat belajar, seperti yang sekarang kita lakukan berkunjung ke pabrik pembuatan mertega, di sini mahasiswa bisa melihat secara langsung proses produksinya, dan mendapat tambahan pengetahuan tentang mertega itu ternyata ada yang zero fat dan ada yang trans fat, dengan demikian mahasiswa TCI akan dapat membedakan setiap produk yang akan mereka pakai untuk membuat kue” jelasnya.

IMG_5595 by you.
Factory Visit - Akademi Pariwista Tristar
Mahasiswa Tataboga Tristar mendapatkan Goody Bag dari Landkrose

Rizky menambahkan dengan mengikuti kegiatan seperti ini, mahasiswa TCI akan mempunyai pengalaman yang mendukung pendidikan mereka. “Kami akan meng-agendakan secara rutin kegiatan semacam ini,dalam setiap tahunnya, tak hanya factory visiting, tapi juga mengadakan trip keluar kota, sehingga mahasiswa TCI tidak bosan. Dan inilah esensi kegiatan wisata kuliner ini”imbuhnya.

Lantas bagaimana komentar mahasiswa TCI setelah mengikuti factory visiting ini?. Mickey salah satu mahasiswa TCI jurusan pastry mengaku senang ia dapat mengikuti kegiatan semacam ini. “Jujur saya merasa senang mengikuti kunjungan ini. Selama ini kita kan gak pernah tau tentang pabrik mertega itu seperti apa, dan bagaimana proses produksinya, dengan kita berkunjung kesini, kita jadi tahu dan mendapat tambahan pengetahuan tentang produk-produk yang di hasilkan dari produsennya langsung “ ucapnya

Mahasiswa yang baru dua bulan mengenyam pendidikan di TCI ini juga mengatakan setelah berkunjung ke pabrik ini ia bisa membedakan produk mana yang baik ia gunakan untuk membuat kue nantinya.” Sebagai mahasiswa kuliner, kita kan setiap hari selalu berhubungan dengan bahan-bahan kue seperti ini, setelah mendapatkan penjelasan secara detail seperti ini dari produsen nya sendiri kita jadi lebih mudah untuk membedakan dan memilih produk yang tepat, yang nantinya akan kita gunakan saat membuat kue”

Akhir dari kunjungan ini, semua rombongan mendapatkan oleh-oleh dari pihak Landkrone, yakni produk margarine dan selai rasa lemon, yang baru saja diproduksi hari itu. Dua produk ini tentu dapat digunakan mahasiswa TCI untuk praktek membuat kue di rumah masing-masing*

Wisata Kuliner ke Blitar bersama Tristar Tourism Academy


Tristar Culinary Institute (TCI) dan Tristar Tourism Academy (TTA) mengadakan kegiatan wisata kuliner di kota Blitar, yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Tristar. Para mahasiswa akan mengunjungi tempat-tempat makanan khas Blitar, seperti pecel tumpang, es pleret, kunjungan ke pabrik es drop, dll. Selain wisata kuliner, dalam kesempatan ini mahasiswa juga berziarah ke makam presiden RI yang pertama, yaitu Bung Karno. Kita juga akan mengunjungi beberapa objek wisata yang ada di kota Blitar dan sekitarnya, untuk dapat melihat secara dekat potensi-potensi wisata yang ada.

JADWAL KEBERANGKATAN :

Tgl 6 Maret 2010

- Pukul 08.00 wib: Berangkat ke Blitar (berkumpul di kampus Tristar).

- Pukul 11.00 wib : Tiba di Bakso Bakar Malang

- Pukul 14.00 wib : Tiba di Hotel Untuk Check In

- Pukul 15.30 wib : Berangkat Ke Makam Bung Karno

- Pukul 15.45 wib : Tiba di Makam Bung Karno

- Pukul 18.00 wib : Makan Malam Ikan Bakar

- Pukul 20.00 wib : Makan lagi di Warung Bu Marsit

Tgl 7 Maret 2010

- Pukul 08.00 wib: Acara sarapan pagi (wisata kuliner).

- Pukul 09.00 wib: Kunjungan ke Pantai Selatan
- Pukul 12.00 wib: Kunjungan ke Rumah Bung Karno
- Pukul 12.00 wib: Makan Siang (wisata kuliner).

Ikuti Program Wisata bersama Tristar Tourism Academy berikutnya:

Wisata Kuliner & Kunjungan ke Pabrik Sari Roti 23 April 2010

BERKUNJUNG KE PABRIK MENTEGA, MAHASISWA TCI KANTONGI BANYAK PENGETAHUAN TENTANG KULINER

PASURUAN

Tak cukup menimba ilmu di sekolah saja, supaya wawasan bertambah, perlu datang langsung ke tempatnya. Ini yang dilakukan mahasiswa TRISTAR CULINARY INSTITUTE (TCI), pada kamis 18 maret 2010 mereka melakukan factory visit di sebuah pabrik mentega di desa sumber suko wonogriya, pasuruan. Selain membawa sekantong pengetahuan tentang kuliner, mereka juga membawa sekantong mertega, sebagai bekal praktek membuat kue dirumah.

* TIBA DI LANDKRONE INDO NUTRI, DISAMBUT BAPAK GM AGUS ANDOKO

Perjalanan dari kampus TRISTAR CULINARY INSTITUTE (jl. Jemursari) Surabaya menuju pabrik Landkrone Indo Nutri di desa sumber suko wonogriya, Pasuruan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Kunjungan kali ini rombongan terdiri dari 31 mahasiswa TCI dari jurusan pastry dan boga. Direktur TCI Bapak JUWONO SAROSO juga turut mendampingi, di temani dosen pastry pak Otje, kajur TRISTAR TOURISM ACADEMY(TTA) Rizky Adityaji, dan beberapa staf Sekolah Kuliner Tristar bu Cicilia, serta Rani.

Jam 10 pagi rombongan Mahasiswa Kuliner Tristar tiba di pabrik yang letaknya di kaki gunung penanggungan ini. Memakai seragam khas chef, mereka turun dari 6 mobil yang membawa kami. Dan di Hall depan pabrik, sudah menunggu staff Landkrone. Setelah melewati anak tangga yang lebar penghubung hall depan dan ruang produksi, menujulah kami ke sebuah ruang pertemuan. Disana beberapa staf landkrone menyambut ramah kedatangan kami. Tak berselang lama bapak Agus Andoko,General Manager Landkrone Indo Nutri menyapa kami. Ia lantas memperkenalkan dirinya, para staff dan juga memperkenalkan tentang pabrik mertega yang ia kelola.

Pada kesempatan itu pak Agus Andoko juga mengatakan sangat senang, Mahasiswa Kuliner Tristar mau mengunjungi pabriknya “ Ini baru pertama kalinya kami menerima kunjungan, tentunya kami sangat senang, apalagi yang berkunjung untuk melihat bagaimana proses produksi mertega di pabrik kami adalah para Mahasiswa Kuliner. Landkrone sendiri sangat peduli terhadap pengembangan pendidikan, khususnya Pendidikan Kuliner” ucapnya.

Pak Agus Andoko mengaku ia sudah sering mendengar nama TRISTAR CULINARY INSTITUTE, apalagi mendengar nama direkturnya bapak JUWONO SAROSO dari beberapa media, namun baru kali ini ia berkesempatan bertemu langsung dengan pak Juwono Saroso. Dan todongan pada pak Juwono untuk memperkenalkan diri pun di layangkannya.

Ketika memperkenalkan diri, pak Juwono Saroso bercerita tentang awal kariernya sampai kemudian ia membuka sekolah kuliner ini. “ Awalnya saya dulu membuka usaha trading chemical & pembuatan kosmetik & sabun, lalu saya kembangkan ke bidang teknologi pangan. Melihat prospek di bidang kuliner menjanjikan, maka terlintas dipikiran saya saat itu, untuk membuka kursus memasak. Kursus ini lantas saya kembangkan menjadi sekolah pencetak chef handal. Dan pada tahun 2007 berdirilah TRISTAR CULINARY INSTITUTE & tahun 2009TRISTAR TOURISM ACDEMY” cerita Alumni teknik kimia Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Pak Juwono juga menjelaskan, kegiatan kunjungan ke pabrik mertega seperti ini merupakan salah satu kegiatan dari mahasiswa TCI, sebagai penambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang dunia kuliner. “Kegiatan mahasiswa kami sangat beragam, mereka tidak hanya menerima pelajaran kuliner di kampus saja, tapi juga kita ajak untuk mengunjungi pabrik-pabrik yang tentu ada hubungannya dengan kuliner, mereka juga kita ajak untuk berwisata kuliner ke berbagai daerah di jawa timur, seperti blitar dan malang, untuk mencoba masakan khas yang ada di tiap-tiap daerah. Selain itu para mahasiswa juga diajarkan bagaimana cara mengelola sebuah usaha kuliner, seperi café. Sambil mereka juga berkesempatan magang di Hot Café yang di buka oleh TCI, mereka juga bisa belajar me-managed café secara langsung” urainya.

Mendengar cerita pak Juwono Saroso, GM Landkrone bapak Agus Andoko, terkesima dan kagum terhadap keberhasilan Tristar Culinary Institute. Ia tak menyangka jika TCI sudah sebesar ini, dan kegiatan untuk mahasiswanya benar-benar luar biasa.

*TRANS FATTY ACID TINGKATKAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DAN DIABETES


Pernah dengar istilah Trans Fatty Acid, atau sering juga disebut Trans Fat? Pertanyaan ini yang pertama ditanyakan ibu ellen dari riset and development Landkrone Indo Nutri pada mahasiswa TCI. Tentu sebagai mahasiswa kuliner istilah Trans Fat tak asing lagi ditelinga mereka. Namun penjelasan tentang Trans Fat dari ibu ellen tentu menambah referensi pengetahuan para mahasiswa Tataboga & Patiseri ini.

Sebenarnya isu Trans Fat sudah mendunia. Sejak 1 Januari 2006 lalu, Food and Drug Administration (FDA) mengharuskan semua produk makanan kemasan mencantumkan label ‘trans fatty acid’ pada kemasannya. Namun ini tak membawa perubahan besar. Mengingat ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui manfaat dan letak dicantumkannya label trans fat tersebut.

Lebih lengkap, ibu ellen menjelaskan trans fat merupakan hasil dari sebuah proses oil product. Proses ini dinamakan hydrogenation partial. Trans fat terbentuk saat hidrogen dicampurkan kedalam minyak sayur yang disebut Hidrogenasi. Hidrogenasi tersebut dapat meningkatkan daya tahan dan kestablian rasa dari makanan yang mengandung lemak tersebut. Dengan kata lain trans fat berperan seperti lemak jenuh yang dapat meningkatkan LDL kolesterol (lemak jahat) sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner. “Pada tahun 1970-an dunia menyatakan bahwa trans fat dapat berpengaruh buruk pada kesehatan. Karena justru trans fat dapat menaikkan bad kolestrol, tidak malah menurunkan kolesterol yang baik. Kondisi ini akan mempengaruhi gula darah seseorang, sehingga dapat memicu timbulnya diabetes” jelasnya.

Trans fat ditemukan pada berbagai jenis makanan yang juga mengandung lemak jenuh tinggi misalnya, margarin(17 %), potato chips(4%), permen atau candy(1 %), salad and topping (3%), kue cookies (40%), makanan ringan, goreng-gorengan, dan berbagai jenis makanan yang diproses mencampurkan minyak sayur yang terhidrogenasi.

Di dunia, perang terhadap trans fat yang paling besar ada pada margarine, pulm cake dan snake crackers. FDA mengharuskan disetiap makanan trans fat sudah harus ditekan serendah mungkin, yakni kurang dari 2 %. Ibu ellen mengingatkan agar masyarakat terutama mahasiswa TCI yang bergerak di bidang kuliner perlu meneliti kadar trans fat yang tercantum di setiap label kemasan makanan. “Seringkali dalam kemasan tersebut tercantum kadar trans fat 0,2% atau 0,5%, orang menganggap kadar tersebut sudah tidak berbahaya, padahal masih mengandung trans fat. Alangkah baiknya memilih produk yang benar-benar memiliki kadar trans fat 0%, seperti yang diproduksi Landkrone” promo-nya

Pencantuman label trans fat ini biasanya sesudah pencantuman daftar kadar lemak jenuh dan kolesterol. Dengan pencantuman label ini kita dapat lebih waspada untuk mengkonsumsi sejumlah makanan yang memiliki tinggi kandungan lemaknya.

*MELIHAT RUANG PRODUKSI LANDKRONE

Mendengar penjelasan pak Agus andoko dan ibu ellen tentang Landkrone, tak sabar para Mahasiswa Tataboga & Patiseri untuk melihat dapur produksi mereka. Agar tak terlalu berjejal saat di ruang produksi, rombongan di bagi dua kelompok.


Tempat pertama yang dikunjungi yakni ruang riset and development (R&D). Ruang ini merupakan ruang untuk melakukan uji coba sample produk. Sebelum produk landkrone seperti margarita, better butter margarine, dan lainnya di produksi dalam jumlah besar, semua bahan di uji coba lebih dulu di ruang R&D. Peralatan yang digunakan semua sama seperti peralatan yang ada di ruang produksi, hanya saja kapasitasnya lebih kecil. Untuk mempercepat proses produksi dalam skala besar, setelah hasil uji coba dikatakan sempurna, maka langsung di transfer ke ruang produksi, melalui pipa line atau pipa-pipa penghubung antar dua ruangan tersebut.

Puas mendengar penjelasan di ruang R&D, kami di bawa ke ruang produksi. Namun sayang kami tak diijinkan masuk kedalam. Sehingga kami hanya melihat dari depan kaca. Di ruang produksi kami melihat mesin-mesin pabrik yang sangat besar. Tapi kami hanya melihat satu sampai dua orang karyawan disana. Ternyata mereka adalah para operator mesin. Karena semua proses produksi di pabrik tersebut semua menggunakan mesin, maka tak perlu banyak tangan manusia yang mengolah. Mereka cukup menjadi operator mesin-mesin saja. Ini dilakukan untuk menjaga higienitas produk.Margarine.

Ruang terakhir yang kami kunjungi yakni ruang packaging, atau ruang pengemasan produk. Setelah proses pengolahan selesai, produk lantas dikemas sesuai ukuran karton. Kebetulan hari itu, disana sedang memproduksi margarita rasa vanilla susu, salah satu produk andalan mereka. Setelah di kemas, produk tak lantas didistribusikan, namun harus di endapkan dulu sekitar 4 hari. Baru setelah itu margarita siap di pasarkan. Karena masih terbilang pabrik baru (tahun 2006), jam operasi pabrik ini hanya satu kali shift. Meski demikian dalam sehari pabrik ini bisa memproduksi sekitar 12 ton mertega. Daerah mendistribusi-an nya ke seluruh wilayah Indonesia, dan beberapa Negara sahabat.

Wah..lengkap sudah informasi yang diperoleh mahasiswa TCI tentang proses produksi di Landkrone ini.

*DEMO MEMBUAT KUE BERSAMA BAKER RIFAI


Tak lengkap rasanya, jika mahasiswa kuliner seperti mahasiswa TCI berkunjung ke pabrik mertega, tapi tak mencicipi kue yang memakai bahan dari produk pabrik tersebut. Nah untuk itu baker Rifai dari hakiki (salah satu distributor Landkrone), pada kesempatan itu mendemokan dua resep kue di depan rombongan mahasiswa TCI.


Siang itu baker Rifai membuat kue kering RICE Bubbles Cookies, dan Pandan Cake Roll. Tahap demi tahap cara pembuatan dua resep tersebut, ia sampaikan pada rombongan. Tampak terlihat semua mahasiswa TCImenyimak dengan seksama saat baker Rifai menjelaskan proses pembuatan kue itu. Beberapa mahasiswa pun sibuk mengambil buku dan alat tulis, untuk mencatat resep yang diberikan baker Rifai.

c

Setelah kedua kue matang, kini saatnya mahasiswa TCI mencoba kue buatan baker Rifai.. Hmmm tak sabar mereka langsung mengambil kue-kue tersebut. Dan ketika ditanya rasa kue –kue itu, seperti group paduan suara, mereka berkomentar dengan satu suara “ENAK”

*RESEP RICE BUBBLES COOKIES

Bahan –bahan :

Bahan A:

Margarita Milk Vanilla Margarine 250 gram

Gula halus 150 gram

Telur 1 butir

Bahan B :

Tepung Protein sedang 375 gram

EDNA Maizena 50 gram

Susu bubuk 25 gram

Baking Powder 5 gram

Bahan C:

Putih Telur 60 gram

Golden Crops Rice Bubbles 200 gram

Bahan D :

Tulip Dark Compound 100 gram

Tulip White Compound 100 gram

Cara Membuat :

1. Kocok semua bahan A hingga lembut

2. Masukkan bahan B dan aduk rata

3. Kemudian bentuk adonan memanjang, lalu celupkan ke putih telur dan beri rice bubbles (bahan C)

4. Lalu oven dengan suhu 150 derajat celcius selama kurang lebih 20 menit

5. Setelah matang, dinginkan dan hias dengan coklat (bahan D)

*RESEP PANDAN CAKE ROLL

Bahan :

Kuning telur 10 butir

Telur utuh 2 butir

Gula halus 125 gram

Sponge 15 gram

Tepung protein sedang 30 gram

EDNA Maizena 15 gram

Susu bubuk 15 gram

EVA Multipurpose Cake Margarine 100 gram

Hamer pandan pasta 10 gram

Cara membuat :

1. Kocok semua bahan sampai mengembang kecuali EVA Multipurpose Cake Margarine

2. Masukkan EVA Multipurpose Cake Margarine yang telah di cairkan, kemudian tambahkan Hamer pandan pasta

3. Masukkan kedalam loyang, dan oven dengan suhu api 160 derajat celcius, dan api bawah 170 derajat celcius, selama kurang lebih 20 menit

Factory Visit

Minggu, 21 Maret 2010

Factory Visit : Pabrik Margarine Landkrone

(ih)

Jumat, 19 Maret 2010

Kunjungan Ke Pabrik Margarine Lankrone - Studi Eksursi Tristar Culinary Institute

Kunjungan ke Pabrik Margarine Landkrone

Dalam rangka menambah wawasan para mahasiswa tentang pembuatan margarine, serta mengenalkan para mahasiswa ke dalam dunia industri, maka Tristar Culinary Institute mengadakan kunjungan pabrik (Studi Ekskursi) ke PT. Hakiki Donarta pada tanggal 18 Maret 2010.


Demo Masak menggunakan Produk Margarine Landkrone oleh Chef dari Hakiki Donarta. Ada 2 resep yang didemokan: Pandan Roll & Rice Bubble Cookies.


Setelah mengikuti demo masak, mahasiswa diajak melihat Fasilitas Produksi Margarine, mulai dari Laboratorium R&D, Pilot Plant Production, Proses Produksi Margarine, hingga Proses Pengemasan.


Landkrone adalah salah satu penyedia fasilitas produksi ‘oil and fat’ dengan teknologi terkini. Perusahaan ini bertujuan untuk menghadirkan produk sesuai pesanan, dari Indonesia untuk dunia. Sebagai bagian dari grup Hakiki –distributor bahan dan pelengkap makanan sejak 1969- Landkrone memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam bisnis (makanan) ini.

Fasilitas produksi Landkrone terletak di Gempol, Jawa Timur, Indonesia. Lokasi ini memberikan banyak keuntungan lebih, karena menurut Oil World 2005, Indonesia juga memiliki perkebunan kelapa sawit terluas di dunia dan memproduksi 13,6 juta ton CPO per tahunnya. Kondisi ini menjanjikan kelancaran stok bahan mentah yang dibutuhkan dalam proses produksi sekaligus menjamin kelangsungan produk.

Mahasiswa Tristar Culinary Institute berpose di tangga Lobby Pabrik Margarine Landkrone, masing masing mendapatkan Goody Bag dari Lankrone


Usai Kunjungan ke Pabrik Margarine Landkrone, mahasiswa Tristar Culinary Institute Foto Bersama di depan Pabrik.

Sampai jumpa di program Factory Visit kami berikutnya tgl 23 April 2010 di Pabrik Sari Roti.... KLIK DISINI untuk berita selengkapnya

Galeri Foto - Sekolah Pariwisata Tristar

pretty lat/long

Senpu Island - Pulau Senpu

Candi Penataran - Sekolah Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Wisata Kuliner Batu BBQ

 Senpu Island - Pulau Senpu by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Pulau Senpu Senpu Island Mahasiswa Akpar Tristar

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 21, 2010

0 comments

Candi Penataran - Sekolah Pariwisata - Tristar Tourism Academy by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Candi Penataran Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy Jl. Raya Jemursari 240A Surabaya Tel....

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 21, 2010

0 comments

 Wisata Kuliner Batu BBQ by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Wisata Kuliner BBQ di Batu Mahasiswa Tristar

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 21, 2010

0 comments

TTA - WK Blitar - Pantai

Safari Tour

TTA Kebun Teh

TTA - WK Blitar - Pantai by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Wisata Pantai Tristar Tourism Academy Jl. Raya Jemursari 240A Surabaya Tel. (031) 8415016 - 8438913...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 21, 2010

0 comments

Safari Tour by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Wisata Taman Safari - Mahasiswa Tristar

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 21, 2010

0 comments

TTA Kebun Teh by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Wisata Kebun Teh - Mahasiswa Tristar

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 21, 2010

0 comments

Factory Visit Landkrone - Tristar Tourism Academy

Hotel Visit - Akademi Pariwisata Tristar

mobile cooking class - demo masak keliling

Factory Visit Landkrone - Tristar Tourism Academy by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Factory Visit Kunjungan Pabrik - lankrone Akademi Pariwisata Tristar Jl. Raya Jemursari...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 21, 2010

0 comments

Hotel Visit - Akademi Pariwisata Tristar by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Hotel Visit - Academi Pariwisata Tristar Jl. Raya Jemursari 240A Surabaya Tel. (031) 8415016...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 17, 2010

0 comments

mobile cooking class - demo masak keliling by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Mobile Cooking Class Demo masak Keliling Shooting Arek TV Tristar Tourism Academy - Tristar Culinary...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 16, 2010

0 comments

Tour Packages - Akademi Pariwisata Tristar

Sekolah Pariwisata - Tristar Tourism Academy - Lab komputer

Factory Visit

Tour Packages - Akademi Pariwisata Tristar by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Paket Tour - Tour Packages Academi Pariwisata Tristar - Tourism Academy. Jl. Raya Jemursari...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 16, 2010

0 comments

Sekolah Pariwisata - Tristar  Tourism Academy - Lab komputer by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Praktek di lab Komputer Sekolah Pariwisata - Tristar Tourism Academy. Jl. Raya Jemursari...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 16, 2010

0 comments

Factory Visit by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Tristar Tourism Academy memberikan pengalaman unik untuk anda, dengan program Factory Visit ke...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 9, 2010

0 comments

Wisata Ziarah Makam Bung Karno - Tristar Toursim Academy

Tour Packages - Tristar Tourism Academy

Wisata Kuliner Tristar Tourism Academy

Wisata Ziarah Makam Bung Karno - Tristar Toursim Academy by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Wisata Ziarah - Makam Bung Karno Akademi Pariwisata Tristar . Sekolah Pariwisata di Surabaya. Jl....

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 9, 2010

0 comments

Tour Packages - Tristar Tourism Academy by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Paket Wisata - Tour Packages Akademi Pariwisata Tristar. Sekolah Pariwisata di Surabaya. Jl. Raya...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 9, 2010

0 comments

Wisata Kuliner Tristar Tourism Academy by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

WISATA KULINER Akademi Pariwisata Tristar - Gedung Sekolah Pariwisata di Surabaya Jl. Raya Jemursari...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 9, 2010

0 comments

wisata kuliner tristar

Akademi Pariwisata Logo - Tristar Tourism Academy

Sekolah Pariwisata - Tristar Tourism Academy

wisata kuliner tristar  by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Wisata Kuliner - Akademi Pariwisata Tristar Jl. Raya Jemursari 240A Surabaya Tel. (031) 8415016 -...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 9, 2010


Akademi Pariwisata Logo  - Tristar Tourism Academy by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Akademi Pariwisata Tristar - Logo Sekolah Pariwisata. Jl. Raya Jemursari 240A Surabaya Tel. (031)...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 9, 2010


Sekolah Pariwisata - Tristar Tourism Academy by Akademi Pariwisata - Tristar Tourism Academy

Akademi Pariwisata Tristar - Gedung Sekolah Pariwisata. Jl. Raya Jemursari 240A Surabaya Tel. (031)...

Anyone can see this photo All rights reserved

Uploaded on Mar 9, 2010